Dugaan Korupsi Dana KIP Mahasiswa Univa Labuhanbatu, Jaksa Hadirkan Saksi Pengurus Berkas Beasiswa
Dugaan Korupsi Dana KIP Mahasiswa Univa Labuhanbatu, Jaksa Hadirkan Saksi Pengurus Berkas Beasiswa
MEDAN | Jaksa Penuntut Umum Kejati Sumut hadirkan saksi Erlin Nazila Nasution dalam sidang lanjutan korupsi terkait pungutan liar (pungli) melibatkan MAR, selaku Wakil Rektor (Warek) II Universitas Al - Washliyah (Univa) Labuhanbatu dan kawan-kawan (dkk), Kamis (25/1/2024).
Menjawab tim JPU Tengku Adlina didampingi Bambang Winanto, Raja Liola Gurusinga, Dimas Pratama, Basrief Aryanda dan Datuk Ananda Farkhie, saksi Erlin Nazila Nasution mengaku disuruh terdakwa SH menyiapkan berkas 6 mahasiswa Tahun Akademik (TA) 2021 / 2022 agar bisa mendapatkan beasiswa Program Pemerintah Pusat, Kartu Indonesia Pintar (KIP). Di antaranya mengurus Surat Keterangan Miskin dari Pemerintahan Desa setempat. Total dana yang keluar untuk mengurus berkas-berkas keenam mahasiswa dimaksud hampir Rp 2 juta. “Perintah pak Syarif (terdakwa) melalui pak Arqi. Karena pak Arqi tetangga uwak Saya,” kata saksi.
Saat dicecar hakim ketua Rina Lestari didampingi anggota majelis Ahmad Sumardi dan Gustap Paiyan Marpaung, saksi menimpali, keenam mahasiswa yang diurusnya tersebut sekitar 2 minggu kemudian diumumkan lulus mendapatkan beasiswa KIP. “Karena waktu pengurusan berkas juga Saya sudah kasih tahu ke mereka ada ‘potongan’ Rp2,5 juta kalau dapat beasiswa Program KIP.
Uangnya semua Saya serahkan ke pak Syarif, Yang Mulia,” urainya. Hakim ketua pun melanjutkan persidangan pekan depan untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi lainnya. Dalam dakwaan diuraikan, Pemerintah Pusat bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI mengalokasikan dana Program KIP bagi 233 mahasiswa TA 2021 / 2022.
Total Rp7,2 juta per semester per mahasiswa. Dengan rincian Rp2,4 juta masuk ke rekening Univa Labuhanbatu sebagai uang kuliah / pendidikan. Sedangkan Rp4,8 juta masuk ke rekening mahasiswa sebagai biaya hidup.
