News |    
Tes Wawancara Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB ) Cpns Kejaksaan RI Tahun 2021 Di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara | Rapat Evaluasi Bidang Datun Se- Sumatera Utara | Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Toba 2021 Di Wilayah Provinsi Sumatera Utara | Launching Computer Security Incident Response Team ( CSIRT ) Kejaksaan RI | Pelaksanaan Tes Kesehatan Seleksi CPNS Kejaksaan RI Tahun 2021 di Wilayah Sumatera Utara bertempat di RSUD Dr Pringadi Medan. Selasa, 30 November 202 | Kajati Sumut menghadiri Kegiatan Syukuran atas pemanfaatan Gedung eks STIKES Haji untuk operasional RSU Haji Medan PROVSU | 

Sharing Session Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara 12/02/2019

Medan, 12 Februari 2019, pukul 13.00 Wib, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Fachruddin Siregar SH.MH menjadi pembicara dalam acara Sharing session Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan Tema Aspek hukum Pengelolaan BUMN yang diadakan oleh PT Pelabuhan Indonesia 1 (Persero), Acara ini dibuka langsung oleh Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia 1 (Persero) Bambang Eka Cahyana, dan dihadiri oleh Seluruh Pejabat Struktural dan Direktur Anak Perusahaan di Lingkungan PT Pelabuhan Indonesia 1 (Persero).

 Turut Hadir juga dalam acara ini Asisten Intelinjen Sumatera Utara Leonard Simanjuntak SH.MH, dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Munasim SH.MH

 Bahwa, dalam paparannya Kajati Sumut menyampaikan beberapa Aspek hukum Pengelolaan BUMN antara lain, tentang Aturan Pengadaan Barang dan Jasa, Siklus Pengadaan, Penerimaan dan Pembayaran Barang/Jasa, Siklus Penggajian dan Kepegawaian, Siklus Persediaan dan Penyimpangan, Siklus Perolehan dan Pembayaran Kembali, Upaya-Upaya Pencegahan TPK di BUMN, serta Fungsi dari TP4D, dimana kajati menyampaikan bahwa TP4D bukan sebagai bamper dan beking tapi untuk memperlancar dan mempercepat pembangunan.

 Bahwa acara dilanjutkan dengan Sesi tanya jawab dari para peserta diantara nya adalah Kepala Divisi Pengembangan Bisnis I Deni Santiso, yang Menanyakan bahwa dalam pelaksanaan pengembangan perusahan salah satunya adalah membuat bisnis-bisnis baru yang bermanfaat bagi masyarakat, agar dapat menguntungkan perusahaan, tapi dalam pelaksanaannya sering kali terjadi salah pernafsiran bagi para masyarakat,  media, ataupun LSM, sehingga tidak sedikit yang melaporkan kepada aparat penegak hukum, yang menjadi pertanyaan bahwa, bagaimana menyikapi hal tersebut karena dengan adanya pertanyaan dari aparat penegak hukum sudah menurunkan semangat dalam mengembangkan perusahaan. Dalam kesempatan ini Kajati Sumut mengatakan bahwa dalam pelaksanaan nya sepanjang tidak ada kepentingan maka tidak akan ada kerugian, "Kalau Bapak menganggap apa yang dilakukan adalah yang dibutuhkan perusahaaan maka Bapak tidak perlu takut, kita kembali kepada komitmen dan hati nurani, jadi tidak perlu takut, dan yang paling penting tidak ada kepentingan pribadi".

Bahwa acara berakhir pukul 15.30 Wib, dan lanjutkan dengan pemberian cendramata dan foto bersama.


  Berita Terbaru