News |    
Tes Wawancara Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB ) Cpns Kejaksaan RI Tahun 2021 Di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara | Rapat Evaluasi Bidang Datun Se- Sumatera Utara | Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Toba 2021 Di Wilayah Provinsi Sumatera Utara | Launching Computer Security Incident Response Team ( CSIRT ) Kejaksaan RI | Pelaksanaan Tes Kesehatan Seleksi CPNS Kejaksaan RI Tahun 2021 di Wilayah Sumatera Utara bertempat di RSUD Dr Pringadi Medan. Selasa, 30 November 202 | Kajati Sumut menghadiri Kegiatan Syukuran atas pemanfaatan Gedung eks STIKES Haji untuk operasional RSU Haji Medan PROVSU | 

PERS GATHERING DAN COFFEE MORNING DALAM RANGKA PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL TAHUN 2018 DI KEJATI SUMUT

Medan : Acara Pers Gathering dan Coffee Morning yang digelar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Aula Kejatisu Lantai 2 dihadiri puluhan wartawan media cetak, media online serta media elektronik dan dipimpin langsung Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Yudhi Sutoto didampingi para Asisten memaparkan pencapaian dan kinerja Kejaksaan sepanjang tahun 2018 dari Januari sampai November 2018.

Dalam paparannya, Wakajatisu Yudhi Sutoto menyampaikan kinerja Kejaksaan RI sejak Januari sampai November 2018 sudah melakukan upaya penyelidikan sebanyak 1.251 perkara, penyidikan 792 perkara, penuntutan 1.481 perkara. Dari jumlah penuntutan ini, 792 hasil penyidikan Kejaksaan, 689 penyidikan Polri dan sudah dilaksanakan eksekusi badan sebanyak 972 perkara. Penyelamatan keuangan negara sebesar Rp. 522.452.034.001,67.

 

Sementara untuk kinerja dan pencapaian Kejatisu dipaparkan Asintel Kejatisu Leo Simanjuntak dan Aspidsus Agus Salim. Dalam paparannya, Asintel Leo Simanjuntak menyampaikan bahwa sejak Januari sampai November 2018 sudah ada 27 DPO yang diamankan Kejatisu, 21 kasus korupsi dan 6 kasus Pidum.

 Aspidsus Kejatisu Agus Salim menyampaikan pencapaian yang dilakukan oleh bidang Pidsus adalah menyelamatkan uang negara dan mengamankan para pelaku korupsi.

 

"Dalam rentang waktu tahun 2018 ada 4 kasus korupsi yang menarik perhatian. Kasus ini masih berjalan dan akan terus dilakukan upaya penegakan hukumnya," kata Agus Salim.

 

Beberapa wartwan yang ikut dalam acara tersebut mengajukan pertanyaan  terkait dengan kinerja dan penanganan kasus korupsi maupun pidana umum.

 

Lebih lanjut Asintel Leo Simanjuntak menegaskan bahwa upaya pencegahan akan lebih diintensifkan dan upaya penegakan hukum tetap dijalankan.


  Berita Terbaru