News |    
Tes Wawancara Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB ) Cpns Kejaksaan RI Tahun 2021 Di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara | Rapat Evaluasi Bidang Datun Se- Sumatera Utara | Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Toba 2021 Di Wilayah Provinsi Sumatera Utara | Launching Computer Security Incident Response Team ( CSIRT ) Kejaksaan RI | Pelaksanaan Tes Kesehatan Seleksi CPNS Kejaksaan RI Tahun 2021 di Wilayah Sumatera Utara bertempat di RSUD Dr Pringadi Medan. Selasa, 30 November 202 | Kajati Sumut menghadiri Kegiatan Syukuran atas pemanfaatan Gedung eks STIKES Haji untuk operasional RSU Haji Medan PROVSU | 

Kunjungan audiensi Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (TI RBN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI ke Kejaksaan Republik Indonesia

Kunjungan audiensi Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (TI RBN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI ke Kejaksaan Republik Indonesia, memberikan kesan yang mendalam bagi salah satu Anggota Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (TI-RBN) Dr. Harris Turrino. Setelah mendengarkan hasil paparan wakil Jaksa Agung RI tentang perkembangan atau progress report reformasi birokrasi di lingkungan Kejaksaan bahwa pembenahan organisasi Kejaksaan telah dilakukan secara menyeluruh.
“Ada satu semangat yang kami tangkap dari paparan dan diskusi tersebut, yaitu pembenahan organisasi Kejaksaan secara menyeluruh sebagai pengejawantahan visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden, yaitu “Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan Gotong Royong”,
Ketika semangat itu muncul dari pimpinan tertinggi dan para Pejabat Utama Kejaksaan Agung, maka sudah selayaknya kita menaruh asa bahwa sistem peradilan yang bersih, transparan dan akuntabel bukan mimpi yang mustahil untuk diraih. Dengan menyitir falsafah seorang filsuf kuno (Marcus Tullius Cicero), yang hidup di jaman Romawi pada tahun 106-43 SM, bahwa “Ikan busuk dari Kepalanya”. “Maka ketika “kepalanya” bersih, organisasi punya harapan untuk menjadi bersih.” jelas Dr. Harris Turrino lanjutnya.
Menurut Anggota Tim Independen tersebut, pencapaian Kejaksaan Republik Indonesia dalam membangun Zona Integritas menuju WBK / WBBM yang sampai tahun 2020 sudah 104 satuan kerja yang mendapatkan predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan 14 satuan kerja mendapatkan predikat WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) menjadi bukti kuatnya semangat seluruh ASN di Kejaksaan RI.”
Satu hal lagi yang dicermati oleh Dr. Harris Turrino yaitu, bahwa Reformasi Birokrasi di Kejaksaan harus mampu diseminasikan di setiap kebijakan di Kejaksaan Republik Indonesia dari pucuk pimpinan sampai ke level terendah. Reformasi Birokrasi bukan merupakan “tugas tambahan”, tetapi bahkan bagian integral untuk mencapai cita-cita sistem peradilan yang bersih, transparan dan Akuntabel.

  Berita Terbaru