News |    
Tes Wawancara Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB ) Cpns Kejaksaan RI Tahun 2021 Di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara | Rapat Evaluasi Bidang Datun Se- Sumatera Utara | Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Toba 2021 Di Wilayah Provinsi Sumatera Utara | Launching Computer Security Incident Response Team ( CSIRT ) Kejaksaan RI | Pelaksanaan Tes Kesehatan Seleksi CPNS Kejaksaan RI Tahun 2021 di Wilayah Sumatera Utara bertempat di RSUD Dr Pringadi Medan. Selasa, 30 November 202 | Kajati Sumut menghadiri Kegiatan Syukuran atas pemanfaatan Gedung eks STIKES Haji untuk operasional RSU Haji Medan PROVSU | 

ASINTEL KEJATI SUMUT MENJADI NARASUMBER DALAM ACARA DIALOG PUBLIK

Medan : Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Asintel Kejatisu) Leo Simanjuntak menjadi nara sumber pada acara Dialog Publik Cipayung Plus Sumatera Utara dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi dan Hari Hak Asasi Manusia di Amaliun Food Court Jalan Amaliun, Medan, Selasa (11/12/2018).

Dalam Paparannya Leo Simanjuntak mengatakan untuk mengatasi masalah korupsi hanya satu kuncinya. Coba tanya pada diri sendiri sudah sejauh mana kejujuran dan integritas kita dalam melakukan satu hal. Mulai dari sekarang, kita harus bangun integritas dan jangan pernah mencederai orang lain. Sementara Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz menyampaikan bahwa peran penting wakil rakyat dalam mengawal pembangunan. Apabila ada sesuatu yang baik keluar dari DPRD Sumut adalah itu produk lembaga, akan tetapi apabila ada sesuatu yang negatif dan tidak baik pastilah itu keluar dari oknum-oknum anggota dewan yang tidak bertanggung jawab.

Secara khusus Muhri Fauzi mengajak seluruh anggota Cipayung Plus Sumut untuk mengawal Pemilu dan Pilpres 2018 agar terhindar dari politik uang. Karena, politik uang ini nantinya yang menjadi cikal bakal melakukan tindakan korupsi. Cipayung Plus Sumut yang menggelar acara dialog publik terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia  (PMKRI), Himpunan Mahasiswa Al Wasliyah (HIMMAH) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Perwakilan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia menyampaikan maraknya tingkat korupsi di negeri ini masih perlu kita antisipasi dan permasalahan hak asasi juga masih perlu perhatian dari semua kalangan.


  Berita Terbaru